Beranda Cinta Dari Bunda

Sosoknya yang lembut merenta, ada guratan meneliuk di kening putihnya hanya berbalut selendang batik jawa, mewasiatkan tradisi leluhur tua, wajahnya yang cerah seakan merebut keharmonisan dunia hanya pada nya. Ya, mungkin terlalu berlebihan namun ini hanyalah ungkapan melukis tembang kecintaan dan keta’dziman pada sosok Mbah Putri Supinah Shidiq Binti Kartowirono (75) yang telah tua renta. Beberapa saat lalu Ahad (9/05) aku bersama istri dan seluruh anak-anak termasuk si kecil Zahid Mubarak (7 bulan) yang baru saja sembuh dari sakitnya.

Kami seakan hendak menyelusuri keindahan lorong-lorong perjalanannya walau terasa sekejap perjumpaan itu. Setelah beberapa tahun disibukkan dengan amanah-amanah dakwah yang tak berujung di Subang dan sederet alasan-alasan ketidak cukupan waktu dan (juga) biaya. Read the rest of this entry »

No Comments

2010 : strengthening the network

Dalam hazanah kepemimpinan. Faktor yang tidak kalah menarik adalah kemampuan kita dalam al-i’tibaaru minal akhorin‘ kecerdasan dalam mengambil i’tibar/ilmu dari sinergitas orang lain. Awal tahun ini. Tepatnya 1 Januari 2010 ada kejadian yang unik. Saya bisa dipertemukan oleh orang-orang yang istimewa. Setelah meyelesaikan perjalanan muhibah ke Tasikmalaya perjalanan saya  terhenti di Bandung. Kota berbagai sejarah tentang keunggulan karya dan sejarah tentang sinergitas jejaring para foundingfather negeri ini. Bandung menjadi tempat pertemuan penting saya pada hari itu. Semua terjadi secara tiba-tiba. Tapi tidak pula secara kebetulan. Saya bisa bertemu dengan orang-orang bermisi perjuangan; khususnya dalam mewujudkan kejayaan Islam wal muslimin, mengutamakan pemberdayaan ummat dan menyongsong bangkitnya kesadaran tentang kekuatan Islam kita.

Saya bisa bertemu dengan Pak Agus Nugraha representative HPA Industries Sdn, Bhd yang berkantor di Perlis Malaysia. Saya bisa bertemu dengan Bu Sri Anisa, bagian penting dalam jejaring di AWMIT (Al-Wahida Marketing International) dan -masih di hari itu juga- saya bertemu dengan Bapak Imam Ghazali dan Pak Dadang senior WANADRI. The National Tropical Outdoor Training Center (NTOTC) sebuah lembaga nasional pelatihan outdoor dan merupakan kelompok penakluk rimba dan pendaki gunung, sesuai dengan namanya. Read the rest of this entry »

No Comments

2010: Mengumpulkan Mozaik Perjalanan

Menutup tahun 2009 sekaligus mengawali 2010. Ada siratan-siratan takdir perjuangan yang menguatkan prinsip dan keyakinan. Aku mengawalinya dari safari muhibah ke keluarga Tasikmalaya bersama istri dan anak-anak; Aqila Qanitatillah, Azmi S Qush dan Zahid Mubarak. Di tengah malam pergantian tahun baru sepertinya tak memperngaruhi situasi hati dan keakraban dalam ‘kendaraan’ini. Anak-anak yang ceria dan istri yang saleha nan bersahaja membawaku dalam kebersamaan yang mendalam. Menyusuri jalan-jalan perjuangan, dengan bekalan dunia yang seadanya, namun tak henti menebarkan kemanfaatn.

Menutup dan memulakan episode perjuangan memang selalu kunisbatkan lazimnya perjalanan. Kun fiddun-ya ka annaka ghariibun aw aabiri sabiilin ‘jadilah dirimu (dalam menyisiri perjalanan) di dunia ini seperti halnya orang yang terasing atau bagai seorang musafir kelana’ demikian ungkapan hadits. Barangkali itulah kisah-kisah panjang dan terkenang selama ini. Semuanya dalam kumpulan perjalanan. Ada mozaik-mozaik agung yang selama ini ’sengaja’ Allah SWT maksudkan agar kelak akhirnya memberi pada penyimpulan. Bahwa penggalan-penggalan perjalanan selama ini ‘mengandungi’ kekuatan-kekuatan yang akan berdayaguna untuk misi perjuangan di hari-hari esok mandatang. Read the rest of this entry »

3 Comments

Pesona Negeri Perlis: HPA Bermula (1)

HARI PERTAMA, Sabtu November 21th, 2009

‘Produk Halal adalah Tanggungjawab Kami’. Itulah misi besar yang ditetapkan sebagai khiththah perjuangan HPA Industries Sdn Bhd. Kemunculan misi besar ini tak dapat ditinggalkan dari semangat besar kaum Melayu dalam membangun kemandirian dan kejayaan perekonomian Ummat Islam. Dari latar inilah perjalanan kami bermula; menghadiri undangan kekeluargaan Tuan Haji Ismail, Pengarah HPA Industries Sdn Bhd yang beralamat di Lot 1985 Jalan Jejawi Dalam Arau, Perlis Malaysia.

Berangkat dari Bandara Husein Sastranegara Bandung (21/11) dengan AirAsia jelang pagi sampai juga di Bandara International Penang setelah transit di Kualalumpur. Alhamdulillah, penyambutan yang hangat oleh pentadbir (pengurus) HPA. Kota Penang (baca; Pineng) yang indah dan mempesona. Pulau Pinang memang sungguh mempesona; tak heran banyak wisatawan asing datang ke kota kecil ini termasuk wisatawan Timur Tengah. Quen Victoria, Corvallis, Mezeum Islam, Rumah Perbendaharaan Negara Pinang, Masjid Kapitan keling, Taman Negara Pulau Pinang, Taman Botani, Pantai Batu Ferrighi, Kereta Api Bukit Bendera dll.

Welcome To Penang, home of uplands school. menelusuri jalan lebar tanpa hambatan. melepas pulau indah dan melintas jembatan panjang yang menghubungkan pulau ini dengan daratan Malaysia, Kedah. Kedah’s only award winning township; the perfect choice for resort living begitulah sapaan awal mula saat masuk Kedah (Kedah Darul Aman). Jalan-jalan yang membentang luas menghubung ke setiap kota; Alor Setar (ibu negeri), Kulim, Jitra, Sungai Petani, Kuah dan Kuala Nerang. Hampir semua jalan-jalan menembus rimbangnya pepohonan jati dan akasia rindang. jelang senja kami tiba di Sungai Petani bersama Tuan Tata Saputra, Tuan Agus dan Jahan Hakeem. Sajian senja pertama; Radix Fried Chicken (RFC) di Bandar Laguna Merbok (the resort township) tempat homestay saya dengan Dorktor Suleiman menginap.

Subhanallah!, lezatnya rasa. Daging paha dan dada ayam organik hangat bersama nasi lemak panas dengan saos herbal buatan (sendiri) HPA (Herbal Penawar Al-Wahida) ditutup dengan sajian dingin Radix Cola rasa Orange. Tak hanya itu, jiwa merasa tenang dan nyaman sekaligus bangga. Ini produk halalan thoyyiba milik ummat. menyehatkan dan melezatkan yang berpadu antara lezatnya perasa indrawi dan jiwa.

2 Comments

Ujian Ramadhan Yang Menentramkan (3)

5 Ramadhan 1430 H/26 Agustus 2009


Dua buah map warna hijau aku serahkan ke Ibu Dra. Nunung Nh. Gaos, Kasie Pelayanan Customer Rs. Al Islam (RSAI) Bandung jelang shalat Asar. Bebarapa saat ibu yang sangat ramah itu sempat menelaah dan langsung kontak bagian keuangan. Terpana dan terdiam sembari mencoba menjelaskan kepadaku.

‘Saya akan sampaikan surat ini kepeda direksi kami pak.., mudah-mudahan segera saya sampaikan ke bapak’.
‘Baiklah bu, saya permisi,  kami tunggu kabarnya’

Senja mulai tiba, beberapa sahabat berdatangan menikmati saat-saat berbuka di Rumah sakit. Ust Solihin, Pak Ajis, Mang Abbas Project, mang Obier driver Nampak datang sore itu dari Subang.

‘Ustadz, ana mau ifthor jamai di Rumah Sakit, kebetulan pulang kerja sekalian mau ada acara liqa di deket sini’. Sms Akh Hendi.

Senja itu kami bercengkerama dalam damai. Ingat senandungnya Crisye. Menikmati ngabuburit. Sekotak kurma Tunisi, beberapa gelas air minum mineral dan sepiring buah telah tersedia di atas permadani tikar merah. Sore itu terasa sekali kekraban kami. MEmang jika sore cahaya senja itu Nampak jelas mewarnai kota Bandung. Hiruk-pikuk lalu lintas Jl. By Pass Soekarno-Hatta mengiringi obrolan-obrolan kami.

Bu Nunung menelphonku.

‘Bapak.., saya sudah sampaikan permohonan bapak ke direksi kami, dan keputusannya adalah, kami mengabulkan permintaan bapak. Jadi, biaya operasi akan tetap. Sekarang saya sudang menghubungi penanggungjawab Lantai IV Ibnu Sina untuk langsung mempersiapkan kamar yang bapak pesan. DI kelas 1. Kami dari seluruh direksi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Selamat berbuka ya Pak..’.

Read the rest of this entry »

No Comments

Ujian Ramadhan Yang Menentramkan (2)

Bapak Suaminya? Sapa dokter Bambang AS, SP.BD,  di Ruang Bedah Sentral. Lantai II RS AL-Islam Bandung.

‘Ya, saya suaminya’.

 

‘Begini Pak, opearasi ini dinamakan operasi khusus/Cito artinya segera dilakukan. Sebab, istri bapak sudah mengalami peradangan menyeluruh. Kami berkonsentrasi bukan hanya mengangkat batu dalam empedunya tapi menyelamatkan dan meminimalisir peradangan yang sampai ke seluruh organ perut. Mengingat formula operasi tetap melihat kondisi ibu, jadi yang terpenting adalah savinglife (melakukan langkah-langkah penyelamatan), sebab kondisi saat ini sedng kritis.

 

Aku mengangguk lunglai, menahan hati yang luluh. Menatap asa yang masih tersisa bagai jabal uhud. Kucoba menata kembali mozaik keyakinanku. Seperti keyakinan yang Nampak pada wajah putih istriku, kepasrahannya memuncak. Bahwa kesempurnaan penyerahan diri adalah menentramkanku dan dia  dalam menghadpi kondisi sesulit apapun. Tim dokter dan paramedic bedah mulai mengganti baju istriku dengan pakaian operasi. Masuk ruang transit. Kutengok dari kejauhan. Oh zawjaty… Uhibbuki mitsla maa anti.. uhibbuki kaifa maa kunti.. Zawjatii.. Read the rest of this entry »

No Comments

Keajaiban Cinta

Cinta memang ajaib. Seperti menafsir kembali tentang pemaknaan syukur. Keajaiban syukur itu hanya akan dapat diterjemahkan dalam uraian-uraian yang menjiwa. Syukur hanya bersemi dalam jiwa-jiwa yang memiliki keterampilan sekaligus kecerdasan dalam memaknakan setiap apapun itu sebagai sebuah karunia. Makin cerdas dalam memaknakan setiap –sekecil apapun- sebagai karunia, makin tinggi pula keterampilan bersyukurnya. Cinta, membutuhkan pemaknaan yang mendalam dan meniiwa. Cinta kepada Allah pun cinta kepada kekasih hati.

Cinta memang ajaib. Tumbuh berseminya adalah energi yang melipat-lipat. Jika kita ingin menafsir tentang keajaiban cinta, keajaiban itu hanya bisa diurai jika jiwa kita-pun telah mampu menerjemahkan setiap episode kerja-kerja jiwa itu sebagai buah dari cinta. Ketika cinta akhirnya harus berkorban, ketika cinta itu akhirnya membawa rasa kebersamaan dalam lara, dam penderitaan dan ujian yang membuat hati menghiba. Ketika cinta itu akhirnya menumbuhkan kesetiaan yang tak terkira, ketika cinta itu mampu menafsir kedipan mata kekasih jiwa, bahkan setetes air mata kekasih sebagai tafsir bahasa jiwa yang penuh rona. Ketika cinta melahirkan kekuatan bertahan dari prinsip, bertahan untuk tetap sabar, ketika cinta membawa energy ketaaatan dan ketundukan. Kepasrahan dan kebersandaran. Ketika cinta (akhirnya) bertasbih, mentasbihkan sang Pemilik Jiwa Cinta, Al-Waduud.

Itulah sebab musababnya kenapa Allah SWT sesungguhnya DZat Yang Maha Pecinta (al-waduud). Read the rest of this entry »

No Comments

Ujian Ramadhan Yang Menentramkan (1)


Pesona ramadhan mubarak, kekuatan doa-doa yang tak kan terhijab, keyakinan yang takkan tergoyahkan tentang makna takdir. Dengan kecintaan nan tulus, Mohon gelombng munajat  dan doa jelang buka shaum awal ini. Untuk Umm Aqila (AILIA MULIAWATI, 28) setelah didiagnosa Cholelitiasis (batu empedu) dan petitonisis radang ke seluruh perut. Bada maghrib ini akan menjalani operasi khusus cito/ICU Ruang bedah sentral di RS Al-Islam Bandung. Allahumma Yaa Rabb…

Perlahan, kuketik kata dalam rangkai-rangkai rasa jiwa  yang penuh syahdu, rangkai keyakinan tentang hakekat penyadaran tentang ketetapan Allah SWT. Rangkai rasa tentang kenikmatan dan ketentraman atas ujian yang hari ini dihadirkan. Awal Ramadhan Mubaarak.

Ramadhan mubarok. Allah punya cara sendiri memberi kita iman,ilmu, dan hikmah. seperti Dia juga punya cara sendiri membersihkan dosa sebersih2nya… Thohuron insya Allah.. Fashobrun jamil.akhi …

Itulah balasan Akhuna Ust Dwi Fahrial dan sms lain yang terus bagai gelombang doa dan penguat keyakinan yang mengabadi. Tak hanya kalimat penguat persaudaraan. Tapi juga penguat tentang indahnya saling mengokohkan keyakinan. Puluhan masuk ke hpku dengan penyemangat-penyemangat serupa.

Allahmma ya robb adzhibil ba’sa ya Allah wa asyfiha ya Alloh.. (Ust Tata Nurwita)
Ya alloh ust, syafakillah smga teh ai sgara dbri ksmbuhan dan kekuatan,jga ksbran bgi ust skeluarga ats cobaan ini, doa kamì slalu mngalir..sbar ya ust, (Neni, Ciater)

Ya akhi, ana cuma bisa turut berdoa, smoga allah turunkan keajaiban shingga istri antm dpt kembali sembuh spt sedia kala. Allah humma amin..
.(Nurul Fatoni, Subang)

Insya Allah,bersama ane saat ini ada anak2 yatim yg sama2 berdoa untk kesembuhan umi aqila.(Agus Ciater)

Allahuma Rabban naassi isyfi anta syafi la syifa illa syifauka syifaan la yugodiru saqoma..begitu juga ana mohon doa krn lagi di sukabumi lagi pengobatan.(Ust Tajudin Noor, Lc)

Allohu yuinukum wa yasyfiha syifaan ‘ajila.. Read the rest of this entry »

2 Comments

Derajat Cinta

Cinta itu unsur kimia hati yang merasuk tanpa tersadari. Tak nampak namun bisa dinikmati. Terjaga walau dalam gelapnya arti. Kadarnyapun berwarna-warni. Sewarna 1001 macam kekasih yang menggelanyuti hati. Menawarinya dengan sejuta kenikmatan, pun menjajahnya bagai budak belian. Sewarna warni itu membutuhkan tuntutan, membutuhkan prioritas. Jika anda mampu menempatkan cinta itu dalam nampan-nampan suci, dalam tingkatan kesejatiannya, anda akan menikmati dengan 1001 keindahan yang tak terkira. Pesonanya luar biasa. Jika anda tidak mampu membuat prioritas dan tak bisa menetapkan tingkatan-tingkatannya tidak mengukur derajat-derajatnya, tidak menetapkan kasta-kastanya maka cinta menjadi 1001 persoalan. Seribu satu lara. Satu darinya bahkan lebih berat ketimbang beratnya memikul jabal uhud.

Tak sekedar menanggung derita dan Read the rest of this entry »

1 Comment

Jihaz As-syabaab; Pemuda, Bangkitlah!

Sobat muda!. Jika kita perhatikan, prestasi besar ummat Islam sepanjang abad ke-21 relatif terbatas, dibandingkan dengan realitas sosoknya yang besar, mizan ’timbangan’nya yang berat, sejarahnya yang panjang dan potensi materi , spiritual dan peradabannya yang agung. Dan, Realitas kita adalah realitas untuk menjadi khalifah fil ardh.

Realitas kita saat ini adalah realitas untuk menyambut kemenangan. Karena kekayaan ummat adalah kekayaan yang luar biasa. Kekayaan imani, kekayaan fikri, kekayaan syu’uuri (rasa), kekayaan manhaji (konsep), juga kekayaan akhowi (persaudaraan dan kasih sayang). Namun nanar ini melihat akan bertubi-tubinya kegagalan ummat Islam banyak sekali secara Read the rest of this entry »

2 Comments